• Jl. Tentara Pelajar 12 A
  • (0251) 832 1762 / 085213878771 (WA)
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
      • Sentra Informasi Layanan Pascapanen
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
      • Laporan Pengaduan Masyarakat
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
      • Indeks Kepuasan Masyarakat
  • Layanan
    • Layanan Perakitan dan Perekayasaan Teknologi Pascapanen Pertanian
    • Data Komposisi Pangan
    • Sertifikasi Produk, Proses dan Jasa
    • Penyelenggara Uji Profisiensi
    • Penyusunan Rancangan Standar Nasional Indonesia
    • Pengujian Analisa Laboratorium
    • Sertifikasi Halal
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Perpustakaan Digital
    • Warta
    • Jurnal
Thumb
36 dilihat       09 September 2026

Bukan Cuma Dijual Mentah, Bimtek Pascapanen Sulap Kentang Lokal Jadi Produk Bernilai Jual Tinggi

Kentang selama ini dikenal sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Garut. Namun, sebagian besar hasil panen masih dipasarkan dalam bentuk segar dengan nilai jual yang relatif rendah. Untuk mendorong peningkatan nilai tambah komoditas tersebut, Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pascapanen Pertanian menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan Kentang di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut pada 8 September 2026.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program ICARE melalui Klinik Modernisasi Pertanian (KMP) ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri atas petani dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Bimtek diarahkan untuk meningkatkan keterampilan pelaku usaha tani dalam menangani dan mengolah kentang setelah panen, sehingga tidak hanya bergantung pada penjualan produk segar, tetapi mampu menghasilkan produk olahan dengan nilai ekonomi lebih tinggi.

Kegiatan dibuka oleh Susi Suhartianti, Kepala Bidang Pengendalian dan Pengembangan Usaha Pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Garut. Dalam sambutannya, Susi menyampaikan bahwa kentang merupakan komoditas potensial Garut yang perlu terus dikembangkan, terutama dari sisi pengolahan dan pemasaran. Menurutnya, peningkatan keterampilan petani menjadi salah satu langkah penting agar komoditas kentang dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Untuk memberikan pembekalan yang lebih komprehensif, Bimtek menghadirkan narasumber dari Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pascapanen Pertanian yang memberikan materi mengenai teknologi penanganan dan pengolahan pascapanen kentang. Materi tersebut diharapkan dapat membuka wawasan peserta mengenai berbagai peluang diversifikasi produk serta penerapan teknologi sederhana yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual hasil panen.

Tidak hanya teknologi pengolahan, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai digital marketing berbasis kecerdasan artifisial (AI) dari narasumber Universitas Garut. Materi ini diarahkan untuk membantu petani dan KWT memahami strategi pemasaran digital, membangun identitas produk, serta memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar produk olahan kentang.

Peserta juga mengikuti demo pembuatan tepung kentang instan sebagai salah satu contoh diversifikasi produk berbasis kentang. Melalui Bimtek ini, diharapkan petani dan KWT di Garut tidak hanya menjadi produsen bahan baku, tetapi mulai bergerak menuju pengolahan dan pemasaran produk bernilai tambah, sehingga kentang lokal mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar sekaligus memperkuat daya saing komoditas pertanian daerah.

Prev Next

- BRMP Admin


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Pascapanen Dorong Peningkatan Nilai Tambah Pulp Kakao melalui Teknologi Pengolahan
    30 Okt 2026 - By BRMP Admin
  • Thumb
    Hasil Survei Kepuasan Masyarakat Periode Triwulan III Tahun 2026 (Juli–September 2026)
    30 Okt 2026 - By BRMP Admin
  • Thumb
    BRMP Pascapanen Dorong Diversifikasi Kopi Robusta Tanggamus melalui Teknologi Espresso dan Dekafein
    30 Okt 2026 - By BRMP Admin
  • Thumb
    Banyuasin Percepat Implementasi PM-AAS, Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan Nasional
    29 Okt 2026 - By BRMP Admin
  • Thumb
    Video Smart Storage, Better Future!
    29 Okt 2026 - By BRMP Admin

tags

BRMP Pascapanen

Kontak

(0251) 832 1762 / 085213878771 (WA)
-
[email protected]

Jl. Tentara Pelajar 12 A, Cimanggu, Bogor Tengah 16122, Kota Bogor, Jawa Barat, Indonesia.

https://pascapanen.brmp.pertanian.go.id/

© 2022 - 2026 Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pascapanen Pertanian. All Right Reserved